Buku ini berisi kumpulan tulisan yang ditulis oleh ahlinya tentang prosedur umum dan khusus kegiatan penelitian sastra yang dilengkapi contoh-contoh yang konkret.
\\\"- Prolog.\\r\\n- Kakek Kia meninggal.\\r\\n- Kehidupan Ava dan keluarganya di Rusun Nero.\\r\\n- Pertemuan Ava dengan P.\\r\\n- Petualangan dan konflik Ava dan P.\\r\\n- Peristiwa yang membawa cerita menuju akhir.\\r\\n- Catatan dan kemungkinan akhir cerita lain.\\\"
I. Pendahuluan\\r\\nII. Strukturalisme Lévi-Strauss\\r\\nIII. Lévi-Strauss dan Mitos\\r\\nIV. Lévi-Strauss dan Analisis Struktural\\r\\nV. Analisis Struktural Dongeng Bajo\\r\\nVI. Sri Sumarah, Bawuk dan Para Priyayi\\r\\nVII. Priyayi dalam Para Priyayi\\r\\nVIII. Mitos dan Sinkretisasi Islam di Jawa\\r\\nIX. Penutup
Buku ini berisi tentang sastra yang terdapat pada masyarakat uku bangsa indonesia telah lama ada, bahkan setelah tradisi tulis berkembang sastra lisan masih kita jumpai.
Buku ini membahas tentang statistika sebagai bidang ilmu linguistik dengan objek sastra.
\\\"Buku ini membahas tentang sastra dan masyarakat, sastra dan nilai intinsiknya, sastra dan nilai ekstrinsiknya, fiksi dan pembaca, unsur-unsur fiksi, nilai moral, pendidikan, agama, dan budaya, puisi-puisi, manfaat sastra terhadap masyarakat luas\\\"
Buku ini berjudul postkolonialisme indonesia: relevansi sastra dengan pertimbangan bahwa: semua pembicaraa yang berkaitan dengan teori postkolonialisme mengacu pada implikasi kolonialisme indonesia.
- Istilah-istilah dalam kajian sastra.\\r\\n- Karya sastra prosa, puisi, dan drama.\\r\\n- Teori-teori sastra.\\r\\n- Kajian sastra Indonesia klasik dan daerah.\\r\\n- Hubungan antara karya sastra Indonesia klasik dan daerah.
1. Perkembangan bentuk puisi berdasarkan periodesasi sastra.\\r\\n2. Kumpulan sajak karya penyair modern Indonesia.\\r\\n3. Karya 80 penyair selama 1908–2011.\\r\\n4. Perjalanan dan perkembangan puisi Indonesia.\\r\\n5. Sajak-sajak puncak dalam sejarah sastra Indonesia.
Bab 1. Pembelajaran kesusastraan Indonesia secara komprehensif.\\r\\nBab 2. Kajian ilmu sastra dan sastra kreatif secara seimbang.\\r\\nBab 3. Pengajaran sastra secara ilmiah dan kognitif.\\r\\nBab 4. Pembelajaran prosa dan puisi.\\r\\nBab 5. Prosa dan puisi sebagai bagian dari ilmu sastra.\\r\\n- Pengkajian sastra secara menyeluruh dan berkesinambungan.