Bab I: Pengantar\\r\\nBab II: Pakubuwana X, Sang Raja: Simbol Personal dan Simbol Publik\\r\\nBab III: Priyayi (Membahas birokrasi, gaya hidup, dan diferensiasi sosial)\\r\\nBab IV: Kawula (Membahas kondisi sosial-ekonomi masyarakat bawah dan respons terhadap modernisasi)
Bab I. Seni Kaligrafi Tsuluts pada Nisan-Nisan Kuno Masa Kerajaan Aceh Darussalam\\\\r\\\\nBab II. Sabang dari Masa ke Masa\\\\r\\\\nBab III. Arkeologi dan Sejarah Kota Sabang dalam Kilasan Hasil Penelitian Arkeologi Maritim\\\\r\\\\nBab IV. Morfologi Kota Samudera Pasai\\\\r\\\\nBab V. Industri Pembuatan Tembikar di Samudera Pasai\\\\r\\\\nBab VI. Sekilas Prasejarah di Seputar Danau Lut Tawar,…
1. Pantai Timur Sumatra jadi Rebutan, 1858-1865\r\n2. Perjanjian Sumatra 1871\r\n3. Perang dan Blokade 1870-1874\r\n4. Diplomasi Aceh, 1873\r\n5. Harapan bagi Perdamaian, 1874-1878
1. Sejarah Kesultanan Deli\\r\\n2. Perkembangan Tanah Swapraja di Sumatera Timur\\r\\n3. Hak Grant Di Deli\\r\\n4. Lahirnya Hak-Hak Atas Tanah\\r\\n5. Sengketa Tanah Swapraja Setelah Keluarnya Undang-undang Pokok Agraria Nomor 5 Tahun 1960